“Membangun Struktur dan Auditing”
“Bangunlah sekokoh-kokohnya fondasi dan struktur kerja 6S agar bertahan se-abad lamanya. Di
TOYOTA dan World Class Company, Continues Improvement berbasis
Workplace Management dikelola dengan tekun dan fokus. Tiada hari tanpa
6S dan setiap hari di tempat kerja setiap orang melakukan exercices dan work-out
6S untuk menjadi lebih trampil dan ahli. Sebab itulah sendi UTAMA bagi
perilaku dan budaya kerja yang mengantar kepada Konsistensi Hasil
terhadap Mutu, Biaya dan Ketepatan Waktu bagi pengiriman produk kepada
pelanggan.”
Urutan TAHAPAN membangun struktur kerja 6S:
STEP #1: Membentuk Team Kerja 6S
Kedua
prinsip ”GEMBA (gugus kerja dengan pendekatan Multi Level)” dan KAIZEN
Blitz adalah percepatan dan jaminan hasil yang Fantastic bagi pencapaian
implementasi 6S ditempat kerja.
STEP #2: Menentukan Rencana Kerja Spesifik 6S
Sering
kali bentuk rencana kerja hanya berupa Gantt Chart atau tabel yang
isinya hanya garis dan angka, sehingga secara tampilan menjadi tidak
menarik (atau lebih tepatnya berimbas pada motivasi team kerja).
Bila
rencana kerja itu ditampilkan dalam Perpaduan antara garis ,
angka/huruf dan visual akan memberikan dampak bentuk tampilan yang lebih
menarik, lebih mudah untuk dibaca bagi seluruh anggota team kerja dan
lebih dazyat lagi adalah berimbas pada motivasi kerja karena tracking
yang menarik sisi emosi.
STEP #3: Menetapkan Forum Komunikasi kegiatan 6S
Forum
komunikasi dibagi dalam Review kuartal, Meeting bulanan dan Kegiatan
Mingguan. Lebih dasyat lagi adalah adanya COACHING SLOT. Coaching Slot
diadakan oleh seorang Champion kepada Main Root level dan demikian pula
Main Root Level kepada para team eksekusi lapangan (pelaksana).
Main Root Level adalah ketua dari suatu project perbaikan di tempat kerja (key player).
COACHING SLOT diadakan satu minggu sekali dengan waktu 30 menit setiap pertemuannya:
- Updating tugas kerja (Hit, Miss dan Draw terhadap suatu target)
- Coaching problem solving
- Sharing experience dan upgrading level competencies dalam sisi managerial sekaligus membangun percaya diri Main Root Level.
Champion
membawahi seluruh Main Root Level dan sesekali memanggil atau
berdiskusi dengan 1 level dibawahnya untuk membahas issue-issue penting,
ramah tamah dan lebih penting lagi adalah membangun jaringan kerja yang
Handal dan penuh percaya diri dalam mengeksekusi hasil kerja.
Main
Root Level (Person in Charge) berkewajiban melakukan review harian
terhadap progress kerja dengan durasi 10 menit dengan pelaksana proyek
perbaikan.
Bila
Champion dan Main Root Level mampu memutarkan roda dengan percepatan
yang konsisten, fokus dan steady maka efektifitas akan hasil adalah
jaminannya; disamping memupuk tumbuhnya S6 = SUSTAINABILITY (~ jangka
panjang).
STEP #4: Pelatihan ‘Awareness’ dan Penerapan ‘Adherences’ 6S

STEP #5: Mengimplementasikan di Tempat Kerja dan Auditing 6S
Implementasikan
6S ditempat kerja dengan visual. Implementasi ini meliputi: Uraian
pekerjaan, Instruksi kerja, Trouble shooting, Improvement activities,
Larangan/Himbauan, Tracking KPI pencapaian, dsb...
Auditing?
Memang benar untuk hal-hal tertentu sering kali terjadi perbedaan
persepsi antara score 1 dan 2 atau Kurang dan Sedang atau Baik dan
Sangat baik.

Cara menghindarkan persepsi adalah buatlah scoring audit dengan cara:
- Samakan
persepsi dan difinisinya, bila perlu tuangkan dalam skala angka yang
dibuatkan secara jelas perbedaan antara score 1 dan 2 dan seterusnya.
- Visualkan
masing-masing score tadi sehingga pihak Auditor dan Auditee benar-benar
tahu batasan dan besaran yang dinilai, sehingga hasil akan menjadikan
motivasi untuk menjadi lebih baik, bukannya malah menjadi polemik yang
menguranggi efektivitas pada saat closing report maupun implementasi
hasil rekomendasi perbaikan.
- Bila
menemui kendala, libatkan supervisor bagian tersebut atau tidak
sungkan-sungkan menarik involvement para petinggi organisasi (Director
atau CEO atau bahkan Owner... bukankah ini akan menjadi celah mulusnya
’CULTURE CHANGE dan percepatan perubahan bagi perbaikan’???)
- Lakukan
tinjauan sesuai rekomendasi untuk verifikasi audit. Lakukan tinjauan
keefektifan tindakan PENCEGAHAN masalah, bukan sekerdar perbaikan (5x
WHY + WHAT + HOW)
0 komentar:
Posting Komentar