PONDASI #5, WORKING PLACE MANAGEMENT
“S5
= STANDARDIZE = PEMANTAPAN = S1 + S2 + S3 +S4. Pemantapan artinya
adalah membuat satu pengertian yang standard tentang pelaksanaan Sort
(Pemilahan), Set in Order (Penataan), Shine (Pembersihan) dan Safety
(Pengendalian Kecelakaan Kerja) menjadi satu pengertian dan arahan baku.
Bila seorang pekerja atau pun executive ada dalam lantai produksi,
dengan mudah Dia mengartikan penandaan dalam artian baku yang sama.”
S5 = Standardize = Pemantapan artinya:
- Melaksanakan Standarisasi Penerapan S1 + S2 + S3 + S4 di tempat kerja
- Melaksanakan Kaidah PDCA dalam setiap sendi implementasi Pemilahan, Penataan, Pembersihan dan Pengendalian Kecelakaan kerja
- Mempertahankan Kondisi Optimum
- Mewujudkan Tempat Kerja yang Bebas Kesalahan
Satu
bentuk pembakuan adalah penandaan visual kontrol. Visual Control
dikenal juga dengan istilah Visual Factory Management, Glass Wall
Management, Transparant System; semua itu bertujuan untuk memudahkan
pekerja dalam membaca dan mengerti sekaligus mengangkat permasalahan
ditempat kerja ke permukaan, sehingga penyimpangan dan variasi hasil
kerja dapat dikontrol dengan mudah (oleh semua pekerja, lebih khususnya
pekerja yang terkait aktivitas tersebut).
Artinya, setiap orang punya hak untuk ‘CALL’ (menyatakan, memberitahukan):
- Sebelum penyimpangan itu terjadi yaitu pada hampir ambang batas, sebagai tindakan antisipasi
- Bila penyimpangan itu terjadi, sebagai tindakan koreksi
- Dan langkah perbaikan standard kerja bila penyimpangan itu telah terjadi berkali-kali
Peran pekerja dalam mendukung implementasi S5 = Standardize antara lain:
- Membuat tanda-tanda visual, sehingga memudahkan pekerja dalam mengenali batasannya
Mengubah penandaan dan instruksi dalam bentu kata-kata menjadi bentuk visual sederhana
Membuat budaya peduli akan sikap kerja bersih, sehat dan aman
Support dari para pemimpin organisasi (Manajemen)
Selalu mengadakan interaksi, diskusi dan komunikasi untuk perbaikan berkesinambungan dalam program 6S
Buat budaya 6S menjadi bagian dari kehidupan kerja
5 Menit 6S setiap hari (Sebelum kerja dimulai dan ketika kerja akan berakhir)
30 Menit 6S Mingguan, setiap Jum’at (Atau Jum’at Bersih)
Seluruh organisasi dan pekerja terlibat aktif
OPL = One Point Lesson adalah salah satu alat efektif untuk digunakan dalam metoda visualisasi dalam hal:
Pelatihan
Pemahamanan tentang proses kerja
Kepastian dalam aktivitas
Membangun disiplin dan konsistensi mutu/hasil kerja
Meningkatnya kemampuan mandiri dan membangun team kerja yang handal
Menumbuhkan kepatuhan
Contoh form uraian pekerjaan (Jobs Description) operator:
Paduan antara kata-kata dan visual akan memudahkan pekerja untuk menarik pengertian kedalam satu standar kerja yang ditentukan.
”VISUAL
adalah menampilkan gambar yang memberikan satu arti, menghindarkan
kebinggungan dan dapat dengan mudah mengantikan kata-kata yang sulit
dipahami”
Contoh form Jadwal aktivitas S3 = SHINE dan Audit 6S:

Contoh hasil monitoring Audit 6S:

Proses
pelatihan dan penerapan standardisasi, dapat Sahabat temukan pada
KAIZEN BLITZ KBKP #8 dan #12, pada bab tersebut telah diceritakan proses
penerapan ini.
0 komentar:
Posting Komentar