TPM #20: Pilar ke-3 PLANNED MAINTENANCE SYSTEM
Bagian 1: Memahami apa yang dimaksud dengan Sistim Perawatan yang Terencana
Kepuasan Pelanggan yang dimaksudkan adalah : Mutu yang sesuai dengan harapan, Harga yang kompetitif (tidak harus murah = perbandingan mutu, fungsi, daya tahan dan harga sampai ketanggan pelanggan) dan Tepat waktu sesuai dengan kebutuhan.
- Preventive Maintenance
- Breakdown Maintenance
- Corrective Maintenance
- Maintenance Prevention
Kebijakan dalam Preventive Maintenance System adalah meliputi :
- Kondisi prima dan handal pada peralatan dan mesin kerja, selalu siap digunakan
- Biaya maintenance yang optimum dan efektif
- Berkurangnya Inventory Spare-parts
- Berkurangnya biaya pemakaian consumables parts/items
- Meningkatnya pencapaian OEE (Overall Effectiveness Equipment)
- Dalam bekerja selalu diawali dan diakhiri dengan budaya Pemilahan, Penataan, Pembersihan dan Keselamatan kerja (6S = Managing working place)
- Prinsip penting dalam maintenance adalah mengetahui kondisi mesin saat prima menghasilkan produk yang berkualitas (Setting, Parameter, Kondisi fisik)
- Adanya catatan mesin (historical & operation records) yang akurat, mudah ditemukan dan mudah dianalisa, yaitu catatan pada getaran, suhu, tekanan, kebisingan, konsumsi spare-parts, bahan bakar, performa kerja (mutu dan hasil)
- Fokus dan cepat merespon bila ditemukan pemakaian konsumsi parts yang berlebihan, boros bahan bakar, kinerja menurun, sering down time dalam rentang waktu pendek dan adanya ketidak normalan
- Adanya perawatan harian, mingguan dan periodik sesuai jadwal dengan pencatatan yang rapih dan benar
- Tahu benar titik kritis perawatan, struktur konstruksi mesin, sistem kontrol dari sebuah mesin/alat kerja
- Mesin yang bagus akan dengan mudah diketahui ketidak normalannya (berisik, tetesan, retakan, panas, pemborosan…)
- Mesin yang baik selalu memiliki perlindungan keselamatan kerja
- Adanya cadangan spare-part (inventory tidak selalu disimpan didalam perusahaan), mudah didapat dan tersedia saat diperlukan.
- Adanya evaluasi dan catatan mutu tentang performa kerja dari alat dan mesin kerja saat ini
- Mengembalikan kehandalan mesin (seperti kondisi baru) dan peningkatan performa dengan menghilangkan titik kelemahan alat/mesin
- Kegiatan Preventive Maintenance System dengan menggunakan Computer System (IMS = information management system)
- Membuat Preventive Maintenance Schedule yang mencakup nama bagian/operasi, bagian mesin, lama perbaikan, team kerja, kesiapan spare-parts dan perkiraan biaya
- Menjalankan kegiatan Preditive Maintenance yang benar (Mesin, Alat, Jadwal kerja dan Teknik)
- Mengevaluasi ke-efektif-an kinerja Preventive Maintenance secara periodik
0 komentar:
Posting Komentar