TPM #7: Dapakah Setup time dan Changeover diperpendek waktunya?
TPM #7: Pilar ke-1: Fokus pada Workplace Continues Improvement
Bagian 5: “ Dapakah Setup time dan Changeover diperpendek waktunya? [SMED]”
“3
langkah dalam pelatihan untuk menjadikan cepatnya pemahaman yaitu 1)
Pelatihan dengan kelengkapan Audio dan Visual Video; 2) Pelatihan sambil
mempraktekan (workshop); 3) Ujilah bagaimana Mereka mengerjakan apa
yang diketahuinya ditempat dimana melakukan pekerjaan yang sesungguhnya”
”LANGKAH #2: Pisahkan ELEMENT aktivitas INTERNAL & EXTERNAL”
2.1 Identifikasikan proses Setup/Changeover yang sekarang ada (Aktivitas yang dipilih sesuai urutan PARETO, Skala Prioritas).
2.2 Analisa data Aktivitas Internal & External

TOTAL INTERNAL = 57 Menit dan TOTAL EXTERNAL = 53 Menit.
TARGET yang akan dicapai adalah = TOTAL Waktu Setup = 30 Menit + 10%
Anda
bisa membuatnya hingga detail, sampai mengencangkan baut atau mengeser
sebuah tutup. Bila ini dilakukan maka akan memudahkan proses
improvement.
”LANGKAH #3: PERBAIKI dan TINGKATKAN kinerja pada tiap element aktivitas”
3.1 Buatlah Video pada aktivitas tersebut dan analisa
Membongkar Filling Head
Melepas pipa Angin dan Filling Tubes
Menyiapkan Filling Head Baru
Menyiapkan Filling Tubes Baru
Menaikan Filling Head pada Mesin
Merangkai Filling Head dan Filling Tubes
Fixing, Setting, Trial dan Kalibrasi
Start up mesin
Analisa & pelajari: Jointing, Kesulitan pengerjaan, Setting & Fixing
3.2 Identifikasikan potensi pengurangan waktu aktivitas pada Internal & External.
- Analisa
8 Pemborosan MUDA pada aktivitas Internal dan External (Competencies,
Waiting, Transportation, Over processing, Motion, Defect, Inventory/WIP,
Over production)
- Pengurangan
terhadap aktivitas: Mencari, Mendorong/berjalan, Waktu
persiapan/programing/setup, Mengukur, Menyambung, Masang, Mengangkat,
Menganti parts/tools, Mengeser, Membalik, Menunggu, dsb.
- Ubahlah
sedemikian hingga seluruh operasi menjadi External Activities (at
maximum level not just optimum, make possible for the impossible thing)
- Pergunakanlah alat bantu problem solving seperti Brainstorming, SPC, Diagram Fishbone, 5xWhy,…
- Buatlah peta pergerakan Orang terhadap alat, mesin dan aktivitas
3.3 Lakukan
modifikasi perbaikan pada Tools, Jigs, Devises, Fixes, Parts, Mesin dan
Metode kerja sesuai rekomendasi analisa aktivitas sehingga pekerjaan
menjadi lebih sederhana dan cepat.
3.4 Gunakan pendekatan E+C+R+S
- E = Eliminate è Hilangkan pemborosan disegala aktivitas
- C = Combine è Bila perlu gabungkan dua atau lebih aktivitas agar lebih singkat, ringkas dan serderhana
- R = Re-arrage & Re-layout è Modifikasi urutan, tempat, pergerakan, arah untuk mencapai waktu yang paling singkat
- S = Simplify & Simplicity è Sederhanakan, Ringkas dan Mudah sehingga Operator mudah dalam bekerja dan Supervisor mudah dalam pengecekan & pengontrolan.
”LANGKAH
#4: AMATI & CATAT aktivitas SETELAH perbaikan”
4.1 Lakukan follow up dengan benar (What, How, Who, When?), sehingga improvement dapat dilaksanakan tepat waktu.
4.2 Petakan kembali setelah perbaikan. Catat dan dokumentasikan improvement yang telah dilakukan.
4.3 Praktekan
dan Rekam (video) aktivitas setelah perbaikan. Putar ulang video
perbaikan tersebut analisa kemungkinan penerapan bagi kemudahan.
KAIZEN IMPROVEMENT:
1. Perencanaan produksi 100% pasti untuk 36 Jam kedepan
2. Seluruh peralatan telah siap pada jam 3 sore untuk proses change over produksi hari besoknya
3. Seluruh alat kerja, Tools, Jigs, Fix, dsb dalam kondisi baik, bersih dan siap pakai
4. Alat
kerja, tools, jibs, fix, dsb telah ada diatas trolley dan siap
diantarkan (Telah disiapkan pada kotak Changeover Tools Area)
5. Supervisor
dan Teknisi siap membantu percepatan pelaksanaan Changeover dan akan
stand-by 5 menit pertama untuk pertolongan pada kesulitan
6. Perubahan pada Lock & Lock, Jigs, Fixture ==> Mengurangi waktu installasi, Kalibrasi, Setting dan Trial
7. Coupling pipa angin telah dimodifikasi demikian juga dengan assembly Filling Head & Tubes
8. CHECK LIST... kunci Keselamatan Kerja & MUTU
”LANGKAH #5: Bakukan menjadi SOP yang baru”
5.1 Untuk
mempercepat dan mempermudah proses pemahaman dalam penerapan,
terapkanlah OPL (One Point Lesson), Video Training, Visual Instruksi
Kerja dan Kompetensi Matrix.
5.2 Bakukan prosedure dan buat rekaman yang terbaik.
5.3 Buatlah
Video (disarankan) hanya pada critical activities. Buatlah catatan
training. Ujilah tingkat pemahaman mereka, bila perlu ulangi hingga
benar-benar sesuai dengan urutan rencana pembakuan.
5.4 Acuan
pertama adalah kepatuhan pada urutan kerja, pemahaman dan kemampuan
untuk penerapan. Bukan pada kecepatan, dengan berjalannya waktu maka
review pada kecepatan diperlukan.

”LANGKAH #6: Pelatihan & Implementasi”
5.5 Lakukan pelatihan pada Supervisor dan operator.
5.6 Implementasi untuk kepatuhan terhadap aturan dan urutan.
5.7 Implementasikan
segera dan lakukan review setelah 5 kali pelaksanaan untuk menjamin
efektifitas, untuk mengejar gaps waktu dan percepatan sesuai target
waktu.
SELAMAT MENCOBA... SELAMAT MENGURANGI PEMBOROSAN DITEMPAT KERJA ANDA...
Dan...
TETAPLAH SEMANGAT... untuk MENJADI YANG TERBAIK dalam BERKARYA..
MENCAPAI HAL YANG LEBIH BAIK dibanding hari kemarin. Amin.
0 komentar:
Posting Komentar