TPM #3: “8 Hal pokok dalam SMED”
TPM #3: Pilar ke-1: Fokus pada Workplace Continues Improvement
Bagian 1: “8 Hal pokok dalam SMED”

“Pilar
ke-1: Melakukan perbaikan dan penghapusan pemborosan mulai dari Tempat
dimana Anda bekerja yang berkenaan dengan Pemborosan ~ MUDA. Itulah dasar dari LEAN Manufacturing dan Total Productive Maintenance. Apakah Anda seorang Sales-man? Atau
Operator produksi? Semua sama-sama bertanggung jawab dalam menghasilkan
produk yang berkualitas dan memiliki daya saing di Pasar dan di hadapan
Pelanggan.”
6S
yaitu mengorganisasikan tempat kerja sehingga menjadi produktif,
efektif sumber daya dan biaya rendah tetapi selalu mengedepankan mutu
bagi Pelanggan. [6S dan MUDA telah kita bahas pada beberapa bulan yang lalu].
Bahasan
kedepan adalah fokus pada menghilangkan waktu tunggu saat change
over/downtime/ speed losses, meningkatkan OEE dan Poka-Yoke.
SMED (SINGLE MINUTES EXCHANGE DIE)
Pada tahun 1950, Dr. Shigeo Shingo melakukan improvement di Toyo Kogyo's Mazda Plant
pada mesin Moulding Press. Yang dilakukan adalah membuat Dies dan Tools
menjadi mudah dirakit, pergerakan alat kerja dan operator yang lebih
ringkas. Dengan improvement tersebut mampu mempercepat proses set up dan
change over dari 4 jam menjadi 1.5 jam.
Dr. Shigeo Shingo menegaskan 8 hal penting dalam buku ‘Single Minutes Exchange Die’:
- Seorang
Manajer Produksi sudah seharusnya memiliki strategi untuk dapat
memproduksi barang dengan lebih cepat ke tanggan pelanggan,
mengantisipasi naik turunnya permintaan dan menghilangkan kendala proses
dan kerusakan terhadap mutu barang.
- Secara
konstruktif dan sistimatik dalam menghapuskan segala pemborosan
ditempat kerja sehingga dapat dijamin kelangsungannya (sustainability).
Sehingga daya saing dalam biaya selalu mejadi prioritas.
- Selalu mengukur kinerja proses dengan mengevaluasi Value-add dan Non-value Add.
- Memproduksi
barang hanya yang benar-benar diinginkan pelanggan dan bisa dilaku jual
(aspek Penjualan dan pembayaran) dengan CEPAT. Hal ini sangat terkait
dengan berkurangnya Inventory, Cash Flow yang lebih sehat karena turunya
Holding stock dan perputaran Working Capital lebih cepat (~ turunnya
days cover).
- Set
up dan Change Over harus terbebas dari kerusakan produk dan rendah
pemborosan, dilakukan dengan cepat dan mengahasilkan keandalan terhadap
MUTU.
- Mengimplementasikan SMED (single minutes exchange dies) dan OTED (one touch exchange dies)
- Menciptakan
cara agar proses mampu memproduksi lot batch dengan size
sekecil-kecilnya dengan waktu cepat dan rendah pemborosan (waste &
defect).
- Jika
tidak mampu mengetahui bagaimana sistem dan proses Anda bekerja, maka
Proses produksi Anda sebenarnya masih dapat disederhanakan dan dihemat
(cut cost).
Penerapan SMED akan menghasilkan aktivitas Changeover semakin cepat, dan ini akan memberikan keuntungan:
Meningkatkan
jumlah waktu kerja efektif, artinya akan memberikan output yang lebih
banyak. Dengan meningkatnya waktu kerja efektif, maka memberikan dampak
flexibilitas untuk memproses order dari customer dan lebih responsive.
Semakin responsif dan flexible akan memudahkan bagi department
perencanaan untuk lebih focus dan meniadakan Slow moving pada Raw
materials dan Finished goods.
Meningkatkan
kemampuan dan flexibilitas proses manufacturing pada berbagai tipe
produk maupun ukuran (batch size, hingga terkecil).
Stock
WIP yang berkurang karena meningkatnya kecepatan dalam penyerahan
produk akan berdampak positif bagi Cash Flow Perusahaan dan Capital
Turn-over (Modal kerja).
Meningkatnya produktivitas, mutu dan keselamatan kerja:
Mengingkatnya performa OEE, jumlah jam kerja efektif meningkat dan produktivitas meningkat.
Menghilangkan
kesalahan pada saat set-up dan start up, artinya didapati penurunan
pada kerusakan produk. ’Do it right at the first time ~ right 1st time’.
Kemudahan
pada saat set-up dan change over memberikan dampak keamanan dan
keselamatan kerja bagi para operator, sekaligus memotivasi untuk
menghasilkan produk lebih banyak lagi.
Penerapan
6S pada Sort + Set in order + Shine memberikan dampak kesiapan akan
alat kerja, sehingga kecepatan set-up lebih singkat dan Biaya rendah
bagi kegiatan Set-up dan Changeover produk
Kemudahan bagi pekerja artinya motivasi kerja meningkat, hasil bertambah dan mutu terjamin.
Skill
dan kompentensi operator diperlukan, namun akan menjadi semakin mudah,
karena proses yang distandarkan, alat kerja yang mudah dirakitnya dan
sederhana dalam pengoperasiannya.
0 komentar:
Posting Komentar