Prinsip ke 11 dari TOYOTA PRODUCTION SYSTEM
BAGIAN KETIGA: MENAMBAH NILAI UNTUK ORGANISASI dengan MENGEMBANGKAN ORANG-ORANG DAN MITRA KERJA
Prinsip 11: Hormati Jaringan Mitra dan Pemasok Anda dengan Memberi Tantangan dan Membantu Mereka untuk Meningkatkan Diri
TOYOTA
lebih terlibat dan lebih terdorong untuk meningkatkan sistem mereka
sendiri dan kemudian menunjukan bagaimana hal itu dapat meningkatkan
Anda. TOYOTA akan melakukan hal-hal seperti meratakan sistem produksi
(HEIJUNKA) untuk memudahkan Anda. TOYOTA menggambil hasil produksi kami
12 kali sehari. Mereka membantu memindahkan mesin cetak, pindah ke
tempat kami mendapatkan suplai air, melatih karyawan kami...
Dibandingkan dengan semua perusahaan pembuat mobil yang kami layani,
TOYOTA adalah yang terbaik.
(Salah satu pemasok bagi industri otomotif)
- Hormati mitra dan pemasok Anda dan perlakukan mereka seakan-akan perpanjangan bisnis Anda.
- Beri
tantangan pada mitra bisnis Anda agar tumbuh dan berkembang. Hal ini
menunjukan bahwa Anda menghargai mereka. Tetapkan target yang menantang
dan bantulah mitra Anda mencapainya.
Beberapa Industri bersikap arogan terhadap pemasoknya (mereka merasa sebagai Pelanggan yang harus dilayani sebagai raja),
bahkan mereka membebani pemasok dengan biaya. Biaya-biaya itu ada yang
ilegal hingga yang dilegalkan seperti wajib mengikuti pelatihan,
pemenuhan persyaratan. Bila demikian bukan-kah unjungnya adalah
berkurangnya daya saing bagi perusahaan tersebut? Aneh... Namun terjadi.
Bagaimana dengan perusahaan tempat anda bekerja?
Ringankah
beban pemasok, mudahkan mereka sehingga mereka dapat bertumbuh bersama
dan memberikan servis prima yang berujung pada daya saing dan
konsistensi mutu.
Temukan
mitra kerja yang solid dan berkembang bersama demi keuntungan kedua
belah pihak, ini sering disebut sebagai pola ’MUTUAL BENEFIT’.
Hal-hal apa yang menjadi hasil ’bersama yang menguntungkan’:
TOYOTA berhasil mencapai ’JUST IN TIME’
Dengan
improvement pada sistim pengiriman, lot yang optimum dan perencanaan
produksi yang selaras-seimbang; akan berujung pada mudahnya pihak
pemasok merencanakan produksi dan turunya biaya transporatasi
Pengunaan ’Daur Ulang atau Multi Trips’ menjadikan biaya kemasan menurun dan ini menurunkan biaya Raw Materials
Saling
menjaga kemampuan internal dan pelatihan silang, membuat hubungan
dengan pemasok menjadi sinergi bagi kelangsungan jangka panjang kedua
belah pihak.

Di
TOYOTA ada program yang disebut dengan nama SIC (Supplier Improvement
Commitee) atau lebih dikenal dikalang pemasok sebagai ’Sick Supplier
Club (pemasok yang sakit)’. Itu mungkin dianggap lucu, namun benar. Banyak
perusahaan yang membaik dan bahkan menjadi hebat oleh tanggan-tangan
ahli TPS (Toyota Production System) yang secara khusus didirikan oleh
Taiici Ohno untuk menjadikan mitra kerja pemasok yang handal. Organisasi ini dinamakan OMCD ~ Operation Management Consulting Division.

Relasi Bisnis yang adil dan terhormat:
· Hubungan atas dasar percaya
· Menghormati keterbatasan2 yang ada
· Bersungguh2 untuk saling membantu dan bertumbuh
Proses yang stabil dan dapay diandalkan:
· Masing2 bagian yang berhubungan melakukan aliansi
· Tidak saling tergantung
· Banyak supplier
Harapan yang jelas kepada pemasok:
· System audit
· Feedback
· Target pricing
Sistim yang memberdayakan:
· Mendiskusikan hal2 yang bersifat rekayasa & operasional
· Melakukan problem solving bersama
· Saling bertukar pengalaman
· Saling berbagi informasi untuk program perbaikan qualitas & lead time
· Joint development
· Group study
· VMI, B2B
Perusahaan pembelajar dan terus meningkatkan kinerja melalui kegiatan KAIZEN:
· Totally JIT & KANBAN
· As own associate
· Cost target orientated
· Extension of the company
0 komentar:
Posting Komentar